Category Archives: Berita

  • 0
hari kartini

PERINGATI HARI KARTINI DENGAN BERZIARAH DI TAMAN MAKAM PAHLAWAN

Category : Berita

Sragen – Panitia peringatan Hari Kartini ke-139 Kabupaten Sragen tahun 2018, melaksanakan kegiatan ziarah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan “Hastana Manggala Sukowati“ Sragen, pagi tadi, Rabu (18/04). Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Panitia Hari Kartini ke – 139 Ny. Retna Susanti Dedy Endriyatno bertindak sebagai pemimpin ziarah.
Ziarah dihadiri pula oleh Kepala OPD, GOW( Gabungan Organisasi Wanita), Bhayangkari Sragen, Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Kodim 0725/Sragen dan Dharma wanita Kabupaten Sragen.
Upacara ziarah didahului dengan penghormatan kepada Arwah para Pahlawan, selanjutnya peletakan karangan Bunga oleh Pimpinan ziarah di tugu Makam Pahlawan, setelah selesai dilanjutkan dengan tabur bunga oleh peserta ziarah yang dipimpim oleh Ibu Retna Susanti.
Retna Susanti Dedy Endriyatno menegaskan dengan adanya ziarah ini dapat memberikan semangat terutama kepada Ibu – Ibu agar mengenang bagaimana perjuangan Kartini hingga menjadikan wanita Indonesia seperti sekarang.
“Kartini menjadi sangat luar biasa karena perjuangannya dalam memperjuangkan hak-hak wanita dan karena itu kita peringati dengan ziarah di hari ini”, tutur Retna Susanti.
Retna Susanti berharap kepada seluruh wanita di Kab Sragen ikut bersinergi dalam pembangunan di Sragen, “Semoga dengan semangat kartini bisa meningkatkan peran wanita di Sragen khususnya untuk bisa bersinergi dalam pembangunan di Kabupaten Sragen”. (Humas)

  • 0
jobfair

JOBFAIR : MEDIA MENGURANGI PENGANGGURAN DI KAB SRAGEN

Category : Berita

Sragen – Pemerintah Kabupaten Sragen melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Sragen bekerjasama dengan Kementrian Ketenagakerjaan  menggelar  Job Fair yang diselenggarakan pada 17-18 April 2018 di Gedung Harjuna Sragen Technopark yang bertema Guyub Rukun Mbangun Sukowati, Ayo Gemar Kerja, Selasa (17/04).

Dalam pembukaan tersebut dihadiri oleh Direktur Penempatan Tenaga Kerja dalam Negeri Kementrian Ketenagakerjaan RI, yang diwakili oleh Kasubdit Angkatan Kerja Khusus Direktorat Jenderal  Penempatan Perluasan dan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Ibu Selviana S.Kom, M.Si, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Kepala OPD dan Camat Se-Kab Sragen, Kepala Sekolah dan perwakilan pimpinan perusahaan peserta Job Fair.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Pujiatmoko dalam laporannya, menyampaikan “Kegiatan ini bertujuan mengurangi kesenjangan informasi antara perusahaan dengan pencari kerja, dengan kegiatan ini diharapkan terbentuk iklim sosial ekonomi dan budaya yang mendukung produktivitas tenaga kerja sehingga dapat hidup layak, berkualitas dan sejahtera”.

“Peserta Job Fair diikuti oleh 15 Perusahaan dengan jumlah lowongan  mencapai 9451 lowongan kerja, dengan sasaran usia kerja produktif yang belum bekerja agar  terjadi penyerapan tenaga kerja dan dapat mengurangi jumlah penganguran terbuka di Sragen” terang Pujiatmoko.

Sementara itu, Kasubdit Angkatan Kerja Khusus Direktorat Jenderal Penempatan Perluasan dan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Ibu Selviana S.Kom, M.si, dalam sambutannya menyampaikan adanya kegiatan Job Fair ini diharapan pencari kerja bisa memperoleh pekerjaan sesuai bakat minat dan kompetensi, sedangkan perusahaan dpt memperoleh tenaga kerja yg sesuai kualifikasi pekerjaan yg dibutuhkan.

Secara Khusus,Ibu Selviana mengharapkan “Kegiatan ini juga terbuka untuk teman-teman penyandang disabilitas, mohon untuk di kawal dan perusahaan membuka lowongan pekerjaan tanpa diskriminasi bagi teman2 penyandang disabilitas.”

Bupati Sragen, dr. Hj Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang membuka acara mengungkapkan untuk mengurangi pengangguran , salah satu media yang kita lakukan adalah membuka Jobfair , “Terimakasih kepada mitra kerja yg telah mengikuti proses jobfair ini, harapan Saya angkatan kerja kami bisa memenuhi kualifikasi dan standart yg panjenengan inginkan, nek rodo rodo kurang yo rodo maklum,nanti ndang dididik bareng-bareng, Saya yakin angkatan kerja di sini angkatan yang berkualitas, semoga lowongan kerja 9000 lebih ini bisa terisi”.

“Untuk anak-anakku yang sedang mencari kerja, Bagaimana kita ini bisa bekerja dan memberikan tenaga waktu kita, untuk sesuatu hal yang menjadi pilihan kita, akankah kita tetap meminta kepada orangtua kita padahal kesempatan itu ada, mindset ini yang harus juga juga ditularkan Camat kepada warganya, bagaimana membentuk karkter anak-anak muda agar mau bekerja”, jelas Bupati.

 


  • 0
tmmd brojol1

SEMARAK 12TH ANNIVERSARY SD NEGERI KROYO SRAGEN

Category : Berita

SRAGEN – Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno, S.E hadiri rangkaian kegiatan Penutupan Karya Bhakti TNI Ke-13 Manunggal Guyub Rukun TA. 2018 yang diselenggarakan di Desa Brojol Kec. Miri, pagi tadi, Rabu (11/04).

Keguatan yang diawali dengan upacara penutupan juga dihadiri Forkompimda, Muspika Kecamatan Miri, Pejabat Sipil TNI dan Polri, Kepala OPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Persatuan Purnawirawan TNI dan POLRI, Persit Kartika Candra Kirana, Bhayangkari, PKK dan ratusan siswa sekolah yang berseragam OSIS dan Pramuka.

Dalam laporannya, Kapten Inf Rusdi menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama 21  hari sejak tanggal 15 Maret 2018 hingga 4 April 2018 tersebut sudah selesai dilaksanakan.

“Adapun sasaran pokok program TMMD di Desa Brojol antara lain, pembuatan embung dengan luas 1.000 meter persegi, Bantuan RTLH 11 unit, dan Jamban sebanyak 13 unit,” Jelas Kapten Inf Rusdi.

Sementara itu, untuk sasaran non fisik meliputi penyuluhan tentang Binkamtibmas dan bahaya narkoba, empat pilar kebangsaan, perikanan dan peternakan, pertanian dan perkebunan, PKK, sertifikat tanah, kesehatan lingkungan, serta kerohanian.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyampaikan sambutan secara tertulis terkait beberapa hal dalam kegiatan tersebut dan dibacakan oleh Inspektur Upacara dari Dandim 0725 Sragen, Letkol (Arh) Camas Sigit Prasetyo.

“Terimakasih dan penghargaan setinggi – tingginya kepada jajaran Kodim 0725 serta warga masyarakat desa dan semua pihak, sehingga seluruh rangkaian kegiatan Serbuan Teritorial Karya Bhakti TNI Manunggal dengan tema Guyub Rukun ke – 13 dapat terselesaikan dengan baik sesuai harapan kita,” Jelas Bupati.

Bupati berharap dengan adanya Program TMMD dan Karya Bhakti TNI Manunggal “Guyub Rukun” dapat terus dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan, “Ini merupakan salah satu upaya kita untuk membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di Kabupaten Sragen.”

“Dalam kiprahnya TNI bersama Pemerintah Kabupaten Sragen untuk manunggal bersatu dengan rakyat melanjutkan perjuangan untuk masyarakat Sragen yang sejahtera.” Imbuhnya.

Penutupan kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan kentongan yang dilakukan oleh Letkol (Arh) Camas Sigit Prasetyo yang didampingi oleh Wakil Bupati Sragen. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sembako secara simbolis kepada lansia dan KK miskin.

Usai menghadiri upacara penutupan, Wakil Bupati melanjutkan peresmian Embung Grembyuk, Desa Brojol, Kec. Miri dan diakhiri dengan mengunjungi pengobatan gratis yang diselenggarakan di salah satu rumah warga.


  • 0
3

BUPATI SRAGEN PANTAU PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI PENGANGKATAN MUTASI PERANGKAT DESA

Category : Berita

SRAGEN –  Sebanyak 425 perangkat desa mengikuti uji kompetensi di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen, pagi tadi Selasa (10/04). Pelaksanaan uji kompetensi ini juga dipantau langsung oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama  Sekda Sragen Drs. Tatag Prabawanto, M.M dan jajaran OPD terkait.

Uji Kompetensi tersebut untuk memperebutkan lowongan Sekretaris Desa (Sekdes), Kebayanan, Kepala Seksi (Kasi), dan Kepala Urusan (Kaur).

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kepala Dinas DukCapil, Ir. Haryanto Wahyu Lwiyanto, M.M dari 444 jumlah pelamar, terdapat 19 orang perangkat desa yang mengundurkan diri, “Dari 178 desa yang melamar, Sekdes-nya 226, Bayan 171, Kepala Urusan (Kaur) 4, dan Kepala Seksi (Kasi) sebanyak 3 orang. Ada juga yang mengundurkan diri karena tidak hadir, yaitu Sekdes 11 , Bayan 7, dan Kaur 1.”

Haryanto juga menyampaikan dalam uji kompetensi ini lowongan Sekdes yang paling diminati yakni sebanyak 155 desa membuka lowongan Sekdes, dengan jumlah pelamarnya mencapai 266 orang.

“Satu formasi Sekdes itu dilamar paling sedikit 1 orang dan paling banyak 6 orang. Pelamar Sekdes paling banyak di Desa Bentak, Kecamatan Sidoharjo, yakni 6 orang. Pelamar Sekdes di Pengkok, Tanon, juga mencapai 5 orang,” Jelas Haryanto.

Menurut Bupati Sragen, di Perbup disebutkan beberapa tes seperti komputer, pidato. Tes itu harus dikuasai, mengingat jabatan Sekdes itu akan menjadi tulang punggung desa dan berharap kepada seluruh peserta agar mengikuti uji kompetensi dengan sungguh-sungguh supaya nantinya bisa lulus semuanya.

“Karena kita ingin mendapatkan orang – orang yang profesional, bahwa posisi sekdes itu adalah posisi yang sangat strategis dan membutuhkan komitmen tinggi. Dan kalau kita bisa mendapatkan orang – orang yang berkualitas seperti ini bisa jadi sebuah keuntungan untuk kemajuan Kabupaten Sragen” tutur Bupati

Dalam kesempatan tersebut Bupati turut memantau para peserta yang sedang melaksanakan ujian komputer dengan mendatangi beberapa peserta di meja ujian masing – masing. Selain itu, juga untuk memastikan pelaksanaan Peraturan Bupati (Perbup) dengan benar dari pihak ketiga yang digandeng, yaitu dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dan Universitas Negeri Surakarta (UNS).

Ujian Kompetensi ini dilaksanakan dalam 1 hari yakni hari ini mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, dan terbagi menjadi beberapa kategori yakni Ujian Tertulis dan Ujian Praktik. Untuk pengumuman kelulusan dijadwalkan besok pada hari Rabu (10/04) sudah disampaikan kepada peserta.


  • 0
Fkmetra pagebluk

“PAGEBLUK” SANDIWARA BAHASA JAWA PERSEMBAHAN DISKOMINFO SRAGEN DAN FKMETRA SUKOWATI

Category : Berita

Forum Komunikasi Media Tradisional (FKMETRA) Sukowati Kabupaten Sragen menggelar acara Sandiwara Bahasa Jawa, sabtu (7/4).

Acara yang digelar ditaman Krido Anggo ini diprakarsai oleh Dinas Kominfo Kabupaten Sragen. Secara hirarki, FKMETRA Sukowati dibawah koordinasi dan bimbingan Dinas Kominfo Kabupaten Sragen, yang diketuai oleh Mbah Pine.

FKMETRA  sebagai sarana untuk menyampaikan informasi penyelenggaraan pemerintah Kabupaten Sragen yang dikemas dengan pagelaran seni dan budaya. Selain mendapatkan informasi, masyarakat juga mendapatkan hiburan yang mendidik.

Mbah Pine selaku koordinator pelaksana menyampaikan bahwa pagelaran ini bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat lewat pagelaran budaya.

Pagelaran ini juga diadakan sebagai bentuk gladi bersih persiapan seleksi pertunjukan rakyat FKMETRA tingkat Propinsi yang rencananya akan diselenggaran di Kabupaten Boyolali tanggal 17 April 2018 besok.

Pagelaran FKMETRA kali ini mengambil tema Pagebluk, dengan informasi utama yang disampaikan yakni masalah kebersihan dan kesehatan. Terkhusus tentang aturan jarak antara septic tank dengan sumber air atau sumur.

Secara aturan, jarak antara septic tank dengan sumber air atau sumur minimal 10 meter. Semakin jauh semakin baik. Jika jarak terlalu dekat, maka air sumur bisa tercemari oleh kotoran yang berasal dari septic tank.

Mbah Pine berharap dengan pertunjukan kali ini masyarakat semakin menyadari arti pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.


  • 0
Tk paud

ANAK-ANAK TK DAN PAUD SRAGEN LUAR BIASA SAMBUT HARI KARTINI

Category : Berita

Sragen – Dalam rangka peringatan Hari Kartini ke – 139 ratusan siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan PAUD se Kecamatan Sragen mengikuti senam dan lomba kreativitas anak yang digelar di depan Kantor Dinas Bupati Sragen, pagi tadi, minggu (08/04). Kegiatan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan R.A Kartini dan untuk mewujudkan Kab. Sragen sebagai Kota Layak Anak.

Menurut Ketua Umum Panitia Peringatan Hari Kartini Ke-139 Kab. Sragen, Retna Susanti Dedy Endriyatno,S.Pd, para anak – anak dibawah 6 tahun tersebut nampak sangat antusias dalam menyambut perayaan ini, dan persembahan yang mereka tampilkan sangat bervariasi dan sangat meriah.

“Kami melibatkan beberapa TK dan  PAUD di acara hari ini. Alhamdulillah, anak – anak Sragen sangat luar biasa potensinya, ini menjadi komitmen kami di pemerintah untuk bisa meningkatkan kreatifitas mereka menjadi anak – anak yang luar biasa,” tutur Retna Susanti.

Retna Susanti berharap dengan perayaan Hari Kartini ini diharapkan para siswa dan siswi makin tumbuh rasa cinta terhadap tanah air mereka Indonesia yang memiliki keragaman suku dan budaya tentunya diawali dengan mencintai budaya asal mereka yakni buadaya yang ada di Kab. Sragen.

“Tadi juga ada perform tari, karawitan ternyata mereka juga sangat mencintai kebudayaan dan dari sini kita ingin anak – anak tidak hilang dari akar budayanya bahwa mereka berada di Sragen, mereka perlu mengawali dengan mencintai budaya di Sragen.” Imbunya.

Acara berlangsung meriah ditambah dengan antusias dari masyarakat Sragen yang sedang menikmati Car Free Day (CFD) sekaligus menyaksikan rangkaian acara tersebut hingga selesai.

Kegiatan yang diawali dengan Senam, Drumband, Tari Batik, Tari Kebyok Anting – anting, Karawitan, Hafalan Surat dan Hadist, Tari Manuk Dadali, dan Tari Lutung Guyub di ikuti oleh siswa siswi TK dan PAUD dengan semangat.


  • 0
senam

BUPATI SRAGEN PIMPIN SENAM PEREGANGAN

Category : Berita

Sragen – Siang ini tepat pukul 14.00 WIB, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati pimpin senam peregangan di tempat kerja, kali ini Bupati melakukannya di kantor DPMPTSP, senam diikuti oleh Kepala DPMPTSP Drs. I Yusep Wahyudi, M.Si dan diikuti bersama dgn seluruh staf dan karyawan, Kamis (05/04).

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari arahan dan kebijakan Bupati Sragen yang juga seorang dokter, Senam peregangan tersebut resmi dimulai per 1 April 2018 untuk seluruh ASN di Organisasi Perangkat Daerah Kab.Sragen,dan Kecamatan masing-masing selama 10-15 menit, dilakukan setiap pukul 10.00 dan 14.00 WIB.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI telah mengeluarkan Permenkes No 48 Tahun 2016 pasal 2 tentang Pengaturan Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja  (K3) perkantoran yang ditujukan sebagai acuan bagi pimpinan kantor atau pengelola gedung dalam menerapkan pelaksanaan K3 untuk menunjukkan kantor yang sehat, aman dan nyaman serta karyawan yang sehat, selamat, bugar dan berkinerja produktif.

Tanda dimulainya senam tersebut saat diputarnya Lagu Halo – Halo Bandung di lingkungan SETDA Sragen dan seluruh pegawai ASN wajib menghentikan segala aktifitas kerjanya dan langsung melakukan gerakan senam peregangan di tempat kerja masing – masing.

Saat melakukan senam, Bupati juga menjelaskan bahwa senam peregangan ini wajib dilakukan oleh semua Kantor Dinas, Badan dan Kantor Kecamatan di seluruh Kab Sragen.

“Senam ini dilakukan pertanggal 1 April kemarin, dan wajib diikuti oleh seluruh ASN baik badan, dinas maupun kecamatan.” tutur Bupati Sragen.

Senam peregangan di tempat kerja bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan yang optimal, meningkatkan kebugaran jasmani, meningkatkan kualitas dan produktifitas kerja, mengurangi stress akibat kerja dan stress di lingkungan kerja, membudayakan latihan fisik dan olahraga sebagai gaya hidup sehari-hari khusunya bagi ASN.


  • 0
tmmd

BANGUN KEKUATAN DESA MELALUI TMMD

Category : Berita

Sragen – Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati bertindak sebagai inspektur upacara di Lapangan Desa Bendo Kecamatan Sukodono dalam Upacara Pembukaaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA 2018 diwilayah Kodim 0725/Sragen sekaligus membuka kegiatan tersebut yang dengan ditandai pemukulan kentongan, pagi tadi, Rabu (04/04).

Turut hadir Forkompimda, Muspika Kecamatan Sukodono, Pejabat Sipil TNI dan Polri, Kepala OPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Persatuan Purnawirawan TNI dan POLRI, Persit Kartika Candra Kirana, Bhayangkari, PKK dan ratusan siswa sekolah.

Dalam laporannya, Kapten Inf Rusdi yang bertindak selaku Komandan Upacara menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 30 Hari mulai dari tanggal 4 April 2018 hingga 3 Mei 2018.

Adapun sasaran pokok program TMMD di Desa Bendo antara lain, “Pengecoran jalan sepanjang 1.140 m (lebar 2,5 m, tebal 12 cm) dan urug (penambalan) jalan sepanjang (700 m, lebar 3,5 m)” laporan Kapten Inf Rusdi.

Selain sasaran fisik, program lain yang turut diprioritaskan adalah bantuan RTLH 8 Unit, dan jambanisasi 9 Unit sedangkan untuk sasaran non fisik meliputi Antisipasi terorisme, Penyuluhan tentang Binkamtibmas dan bahaya narkoba, empat pilar kebangsaan, perikanan dan peternakan, pertanian dan perkebunan, PKK, sertifikat tanah, kesehatan lingkungan, serta kerohanian.

Sebelum mengawali amanatnya, Bupati Sragen menyerahkan peralatan cangkul dan skop secara simbolis kepada personel TNI dan Hansip.

Dalam amanatnya Bupati menyampaikan isi sambutan dari Plt. Gubernur Jawa Tengah, “Melalui TMMD inilah yang menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali, mendaya gunakan potensi, serta mengatasi berabagi isu persoalan dengan sebuah solusi.”

“Kita ingin Desa di Jawa Tengah semakin maju dan mandiri, kita ingin kehidupan rakyat jawa tengah semakin sejahtera, jalan dan jembatan semakin memadai sehingga aksesibilitas dan mobilitas orang dan barang dari kota ke desa semakin lancar” imbuhnya.

Sebelum mengakhiri kegiatan, Bupati dengan didampingi Dandim 0725 Sragen Letkol (Arh) Camas Sigit Prasetyo Kapolres Sragen Arif Budiman, Forkopimda, menyaksikan Deklarasi ODF Kec. Sukodono, meninjau lokasi dan  meletakkan batu pertama jalan Dk. Cangahan RT 20, dan terakhir mengunjungi pengobatan gratis di Balai Desa Bendo.


  • 0
Seminar Pola Asuh Anak

Seminar Pola Asuh Anak jaman Now

Category : Berita

Sragen – Dalam rangka peringatan Hari Kartini ke-139 Kabupaten Sragen tahun 2018, dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan, salah satu kegiatan dimulai hari ini Selasa (3/4) yaitu Seminar Pola Asuh Anak Jaman Now Menuju Kabupaten Layak Anak di Ruang Sukowati Sekretariat Daerah Kabupaten Sragen. Peringatan ini sebagai wujud penghargaan atas perjuangan R.A Kartini yang telah memperjuangkan hak perempuan pada masa lalu.

Seminar sehari tersebut menghadirkan narasumber Dedy Andrianto, yang juga merupakan Ketua Himpaudi Jawa Tengah. Bertindak sebagai moderator Ketua PPT ( Pusat Pelayanan Terpadu) Kabupaten Sragen Retna Susanti Dedy Endriyatno. Tampak hadir, Kepala Dinas PPKB PPPA Kabupaten Sragen, dr Joko Sugeng, Ketua GOPTKI dan Dharma Wanita Damai tatag Prabawanto.

Peserta seminar terdiri dari Guru PAUD, Guru SD, Guru Bimbingan Konseling, perwakilan dari Ketua P4A, Pengurus Pokja, Dharma Wanita, TP PKK Desa, GOW, GOPTKI, dan Forum Anak Sukowati.

Kepala Dinas PPKB PPPA Kabupaten Sragen menyampaikan, “Kemajuan teknologi tidak bisa ditolak, sehingga berikan pengertian yang baik untuk anak-anak, dengan harapan sebagai progres bagi kemajuan untuk mengawal Sragen menuju Kabupaten Layak Anak, dan mudah-mudahan seminar ini bisa bermanfaat dalam pola mengasuh anak di jaman sekarang.

Dedy Andrianto sebagai narasumber memaparkan materi tentang “4 Prinsip hak anak yaitu kepentingan terbaik untuk semua anak, perkembangan kelangsungan hidup, komunikasi dan menghargai pendapat anak, non diskriminasi / tidak membandingkan dengan anak lain.”

“terhadap anak, hendaknya kita memberikan contoh perbuatan, bukan hanya perintah atau suara, karena anak akan menirukan apa yang orang tua lakukan”, lanjutnya

Tantangan kehidupan di zaman now dan masa depan yang akan terus dihadapi orang tua adalah “Kemajuan teknologi seperti internet, HP dan game, tidak semua keinginan anak harus dituruti apalagi tentang gadget, banyaknya tayangan TV yang kurang mendidik, mengajari anak bersifat konsumtif/hedonis, dan bahaya Narkoba”, tutur Dedy.

“Peran keluarga atau orangtua sangat berpengaruh bagi perkembangan anak untuk masa depan mereka. Orangtua harus bisa menjadi teman yang baik bagi anak, memberikan support dengan penghargaan, membimbing anak dengan keteladanan dan pujian atas prestasi yang dimiliki”, jelasnya.


  • 0
Mensos

SALURKAN BANSOS NON TUNAI, MENSOS BERIKAN LANGSUNG KEPADA KPM DI KAB SRAGEN

Category : Berita

Sragen – Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) non tunai kepada 40.925 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga Kabupaten Sragen.

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Menteri Sosial (Mensos) Dr. Drs. M. Idrus Marham, M.Sc di Pendopo Sumonegaran, Rumah Dinas Bupati Sragen, Sabtu (31/03).

Selain menyalurkan Bantuan PKH non tunai, Mensos juga menyalurkan Bantuan Sosial Pangan Beras Sejahtera (Bansos Rastra) kepada 76.362 keluarga, Bantuan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (Lansia) berupa alat bantu bagi lansia (Kursi Roda, Tripod Biasa, Tripod Duduk, Walker), Bantuan Kebutuhan Dasar kepada 100 warga masing – masing menerima Rp. 500.000,- dan Bantuan Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) berupa Tabungan Sosial Anak (TASA) kepada 30 anak.

Penyaluran bansos tersebut ditandai dengan penyerahan sembako secara simbolis kepada keluarga penerima manfaat serta bantuan pendidikan kepada 10 siswa berprestasi di Kab Sragen dan dipandu secara langsung oleh Mensos.

Penyerahan bantuan bergantian dimulai oleh Menteri Perhubungan RI, Ir. Budi Karya Sumadi, Bupati Kab Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno,S.E , Kepala Dinas Sosial Prov Jawa Tengah, Kapolres Sragen, Dandim Sragen, dan Direksi Bank BNI, dan Direksi BULOG.

Dalam sambutanya, Bupati Sragen menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Sosial, Idrus Marham yang sudah menyalurkan bansos kepada KPM di Kab Sragen.

“Terimakasih kepada Bapak Idrus Marham yang sudah hadir dan menyalurkan bansos kepada KPM yang ada di Kabupaten Sragen.” Tutur Bupati

“Program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menentaskan kemiskinan khususnya di Kab. Sragen yang dalam hal ini disalurkan melalui Kementerian Sosial dan saya harap bansos ini bisa digunakan dengan sebaik – baiknya serta digunakan untuk hal yang bermanfaat.” imbuh Bupati.

Sementara itu Idrus Marham selaku Mensos RI mengatakan, sesuai dengan instruksi Presiden akan memastikan bahwa program Bansos tersebut dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan fungsinya.

“Kemarin saya dipanggil presiden dan kebetulan juga ada rapat di istana, dan beliau mengingatkan kepada saya agar Mensos memastikan bantuan sosial ini bisa tercapai semuanya,” Ungkap Mensos.

“Bapak Presiden juga mengingatkan kepada saya apabila menyangkut urusan rakyat tidak ada hari libur, meskipun Sabtu, Minggu harus tetap jalan.” lanjut Idrus.

Mensos juga menegaskan bahwa sesuai arahan dari Presiden akan menindak tegas jika ditemukan adanya penyimpangan pencairan bantuan sosial.

“Untuk itu dengan kehadiran Kapolres Sragen, Dandim dan perwakilan OPD juga turut bersama-sama dalam mengawasi semua ini. Dan apabila ada penyimpangan di masyarakat di desa atau dimana saja dan ketahuan, maka sesuai arahan Bapak Presiden maka harus diberikan tindakan tegas,” pungkasnya.

Diketahui, alokasi PKH untuk Kab Sragen dari Kemensos sebesar Rp. 178.493.820.000,-.