Category Archives: Berita

  • 0
bimtek ppid

RAKOR PPID DESA MENUJU KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK UNTUK KESEJAHTERAAN DESA admin | 18 Juli 2019 | 1

Category : Berita

Sragen – Rakor PPID (16/7) mengundang 75 Desa yang ada di Kabupaten Sragen, dengan mengambil tema “Keterbukaan Informasi Publik Untuk Kesejahteraan Desa”. Acara dibuka oleh Ibu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sragen, Dra. Yuniarti, MH. Beliau berharap dengan keterbukaan informasi publik instansi pemerintah untuk membuka diri dan menyikapi keputusan tersebut berdasar Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, ungkapnya.

Dra. Yuniarti, MH. menyampaikan PPID Desa dibentuk untuk mencukupi hak masyarakat mendapatkan informasi terkait pembangunan desa. Untuk menyamakan persepsi, harapannya pejabat didesa seperti Kepala Desa dan Sekretaris Desa membentuk PPID Desa.

Rakor PPID dengan tema “Keterbukaan Informasi Publik Untuk Kesejahteraan Desa” diawali sesi pertama oleh Bapak Juli Wantoro, SH, M. Hum dari Inspektorat dengan materi strategi mempercepat keterbukaan informasi, dilanjut sesi kedua oleh Bapak Muh Yulianto, SH, M.Si Kepala Bagian Hukum Setda Kab Sragen dengan materi Optimalisasi Peran Pejabat pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Desa/Kelurahan dan sesi ketiga oleh Bapak Fajar Adhi Nugroho, ST Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sragen dengan materi Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan dan Keterbukaan Anggaran Desa.

Diharapkan dengan diadakannya rakor ini bisa menjadikan penggugah semangat terutama desa dalam keterbukaan informasi publik.


  • 0
fk metra blora

SELEKSI FORUM KOMUNIKASI MEDIA TRADISIONAL (FK METRA) PROVINSI JAWA TENGAH DI KABUPATEN BLORA

Category : Berita

Blora – Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Provinsi Jawa Tengah menggelar Seleksi Petunjukan Rakyat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Jumat (5/7/2019). Acara dibuka dengan pemukulan gong dan diawali dengan pementasan seni barongan dari group Arengga Jaya Kecamatan Kunduran. Hadir pada acara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blora Sugiyono, Pengurus FK Metra Blora, Forkopimca dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Kegiatan itu diikuti oleh 6 kelompok penyaji perwakilan dari FK Metra tingkat kota/kabupaten. Yaitu Kabupaten Cilacap, Kota Tegal, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Kendal, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Blora sekaligus sebagai tuan rumah. Durasi maksimal 30 menit untuk setiap penampilan, para penyaji menampilkan aneka karya dan pesan publik.

Kepala Bidang Informasi dan Komunkasi Publik (Kabid IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Provinsi Jawa Tengah, Setyo Irawan, mengatakan, kegiatan seleksi tingkat provinsi ini merupakan kali ke lima yang sebelumnya telah diselenggarakan di beberapa kota di Jawa Tengah. FK Metra sebagai upaya untuk membangkitkan seni daerah sebagai media sosialisasi pembangunan, isu strategis dan desiminasi serta sebagai filterisasi pengaruh budaya asing. Seleksi yang diadakan di Blora ini merupakan seleksi yang ke lima. Sebelumnya sudah kami gelar di Temanggung, Salatiga, Batang dan Solo. Selanjutnya aka digelar di Purbalingga pada tanggal 7 Juli 2019, ungkapnya.

“Melalui media tradisional akan lebih efektif dan mudah mengena dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya di tingkat grass road, daripada menghadirkan seperti Profesor untuk acara seminar atau sarasehan melalui pertunjukan rakyat akan lebih efektif,” jelasnya. Beliau berharap agar eksistensi dan seleksi FK Metra tidak hanya di tingkat kabupaten saja, tetapi juga merambah ke tingkat kecamatan.

Kabupaten Sragen sendiri sudah mengawali seleksi Festival Pertunjukan Rakyat tingkat Kecamatan yang digelar mulai hari Minggu sampai dengan Selasa, tanggal 28 – 30 April 2019 mulai jam 19.30 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Taman Kridoanggo Sragen yang diikuti 16 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sragen. Kabupaten Sragen diwakili oleh Kecamatan Gesi dengen judul “Kethithik”. “Saring sebelum sharing. Itu pesan publik agar tidak terjebak hoaks atau berita palsu,” kata Agus Sulastyo, salah seorang penyaji pertunjukan rakyat dari Kabupaten Sragen.

Sekretaris Daerah Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi sepakat dengan Kabid IKP Dinkominfo Prov Jateng terkait seleksi FK Metra di tingkat Kecamatan. “Kami sepakat dengan Kabid IKP Dinkominfo Prov Jateng. Blora juga harus menyelenggarakan seleksi FK Metra tingkat kecamatan,” tandasnya. Sekda Blora Komang Gede Irawadi membacakan sambutan Bupati Blora Djoko Nugroho. Dalam sambutannya, Bupati Blora menyampaikan, komunikasi yang menggunakan media tradisional memiliki peran penting dalam masyarakat. Pertunjukan rakyat biasanya menggunakan bahasa daerah setempat, sehingga informasi yang disebarluaskan melalui media tradisional ini mudah dipahami oleh masyarakat.

Diharapkan FK Metra mampu menjalin dan memelihara hubungan kemitraan antara komunitas media tradisional dengan masyarakat, pemerintah dan swasta.


  • 0
logo jatengfair

JATENG FAIR 2019 DENGAN TEMA “GLOURIOUS BOROBUDUR”

Category : Berita

Semarang – Jateng Fair 2019 di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Semarang, 28 Juni-14 Juli 2019 mengangkat tema “Glourious Borobudur”.

Direktur PT PRPP, Titah Listyorini mengatakan pihaknya telah memersiapkan segala sesuatu sesuai dengan target yang ditetapkan dengan mengerahkan sejumlah pekerja untuk merampungkan seluruh pekerjaan.

Sepanjang perhelatan Jateng Fair 2019 yang akan dimulai pada 28 Juni dan berakhir 14 Juli mendatang, para pengunjung akan dihibur dengan penampilan artis-artis nasional maupun lokal. Di antaranya Nella Kharisma, Ita Purnamasari, Jihan Audy dan NDX AKA. Sementara untuk harga tiket masuk dibanderol dengan harga Rp15 ribu (Senin-Kamis) dan Rp20 ribu (Jumat-Minggu)

Berbagai inovasi terus dilakukan penyelenggara Jateng Fair setiap tahunnya. Salah satu wahana yang menjadi andalan Gelaran Jateng Fair 2019 adalah wahana Snow Playpark, dimana pengunjung dapat merasakan bermain salju asli dari es, ujarnya.

Wahana Snow Playpark menjadi salah satu strategi untuk menarik pengunjung dari kalangan keluarga yang sudah memiliki anak. Wahana yang berukuran 20×30 meter persegi tersebut, dapat dijadikan sebagai sarana untuk mengajak anak-anak bermain membuat boneka salju, membuat kastil dari salju, prosotan, dan kano.

Tahun ini juga bergabung PHRI Kota Semarang, yang menempati 20 stan. Untuk rekreasi di tahun ini, ada beberapa tambahan andalan yang kami setting. Yang pertama ada laser show, ada snow park dan ada satu lagi yang merupakan kerja sama antara PT PRPP, PT SPJT dengan PT TelkomSigma anak perusahaan BUMN membuat wahana IT. Yaitu memadukan antara culture dengan teknologi dan akan menarik untuk milenial

Selain itu, 320 stan siap menampilkan berbagai produk unggulan yang terdiri dari instansi pemerintah, BUMN, BUMD, swasta, dan UMKM. Pihaknya menargetkan kunjungan pengunjung Jateng Fair 2019 mencapai 500.000 pengunjung.

Wahana yang ada dan beberapa di antaranya baru diharapkan mampu menarik pengunjung pada musim liburan sekolah saat ini.

Sumber : http://jatengprov.go.id dan http://www.suaramerdeka.com

Gambar : @jatengfair


  • 0
bu kadis

BUPATI SRAGEN BUKA BIMTEK SRAGEN SMART CITY TAHAP I

Category : Berita

SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen terus berbenah dalam melakukan peningkatan pelayan publik. Salah satunya dengan menjadikan teknologi informasi sebagai basis perwujudan pelayanan publik yang cepat, efektif, efisien dan terintegrasi.

Sejalan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sragen menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sragen Smart City Tahap I bertempat di Ruang Sukowati Kantor Bupati Sragen, Senin (01/07).

Bimtek yang berlangsung dua hari, mulai dari hari ini Senin (01/07) sampai besok Selasa (02/07), dibuka langsung oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sragen tahun 2019, Tema pembangunan yang dicanangkan adalah penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik berbasis smart city.

Kepala Dinas Kominfo Sragen Dra. Yuniarti mengatakan pada tahun 2019 ini Kabupaten Sragen terpilih mengikuti gerakan menuju 100 Smart city yang diselenggarakan kementerian Kominfo RI pada 15 Mei 2019 lalu.

Untuk itu, Yuniarti menjelaskan bimtek ini sebagai wadah untuk bersama-sama menggali ide dan gagasan serta ajang bertukar pikiran dalam menyusun masterplan dan Quick Win yang akan menjadi pedoman bagi implementasi smart city.

“Tujuan selanjutnya penyusunan masterplan Sragen Smart City dan penentuan quick win program unggulan Sragen Smart City yang komprehensif,” lanjut Kepala Dinas Kominfo.

Pihaknya menambahkan peran OPD sangat perlu untuk berkontribusi dalam penyusunan masterplan yang nantinya akan dijadikan pedoman Sragen Smart City.

Masterplan Smart City pun dibuat se-efektif mungkin agar tepat sasaran sesuai dengan bidang dari setiap Organisasi Perangkat Daerahnya (OPD) masing-masing,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati optimis bahwa penerapan konsep Smart City di Sragen akan mampu berkembang menjadi lebih baik terutama dalam hal pelayanan masyarakat.

“Dengan perwujudan Smart City akan terasa mudah dan menyenangkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tidak ada yang sulit kalau kita semua mau dan bisa,” pungkas Bupati.

Bupati menambahkan bahwa Kabupaten Sragen sudah memiliki modal dasar yang cukup untuk menyelenggarakan smart city berupa kebijakan daerah, kesiapan sumber daya manusia, kearifan lokal dan prasarana TIK yang terus ditingkatkan.

“Tinggal perlu dipoles dan komitmen bersama kembali, misalnya fokus pada e – government, dalam hal ini antar dinas atau badan yang connect adalah Bappeda Litbang dengan BPPKAD yakni e – budgetting connect dengan e-planning,” jelasnya.

“Kalau antar dinas bisa connect, cukup hanya dengan saling ber-koordinasi untuk mengakses data secara online, maka data akan otomatis terakses.” imbuh Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengatakan para pejabat, ASN serta stakeholder yang nanti ditetapkan sebagai anggota baik di Dewan Smart City maupun Tim pelaksana Smart City adalah personel – personel yang dipandang mampu dan handal.

“Diharapkan dapat berkontribusi maksimal untuk mewujudkan Sragen Smart City yang menjadi impian kita bersama,” harap Bupati.

“Pastikan yang diutus dinas tersebut adalah berkompeten, dan pastikan peserta yang mengikuti bimtek ini adalah sama sehingga bisa continue atau berkesinambungan,” tutup Bupati.

Bimtek Sragen Smart City tahap I pada hari pertama ini di ikuti oleh unsur OPD terkait, bagian, desa / kelurahan, operator IT, Dewan Sragen Smartcity serta stakeholder terkait.

Selain itu Narasumber terkait diskusi pemaparan dan diskusi teori, masterplan, dan kebijakan Smart City dari tim pembimbing program 100 Smart City Kementerian Kominfo RI. (MY_HUMAS)

 

sumber : Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Sragen


  • 0
revisi juknis smp sragen

Revisi Juknis PPDB TK/PAUD, SD, SMP Tahun Ajaran 2019/2020

Category : Berita

Revisi Juknis PPDB TK/PAUD, SD, SMP Tahun Ajaran 2019/2020:
1. Jalur Zonasi Siswa Reguler (Kuota minimal 60%)
2. Jalur Prestasi (Kuota 15 %)

revisi juknis smp sragen


  • 0
dewan pers logo

SOSIALISASI PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK SESUAI PERATURAN DEWAN PERS NO. 1/PERATURAN-DP/II/2019

Category : Berita

Jakarta – Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nahar, SH. M. Si mengajak seluruh insan pers di Indonesia untuk menghasilkan karya-karya jurnalistik yang ramah anak. Media tidak mengangkat pelabelan dan diskriminasi yang dapat menutup masa depan anak dalam pemberitaan yang berkaitan dengan anak, ungkapnya. Media massa juga memiliki kewajiban melakukan upaya pelindungan anak, salah satunya dengan mewujudkan pemberitaan yang ramah anak.

Dengan diterbitkannya Peraturan Nomor 1/Peraturan-DP/II/2019 tentang Pedoman Pemberitaan Ramah Anak yang terdiri atas 12 butir oleh Dewan Pers diharapkan media harus mampu menghadirkan solusi, baik anak sebagai korban, pelaku, atau saksi. Semua anak yang berhadapan dengan hukum merupakan korban.

Disela kegiatan Sosialisasi Pedoman Pemberitaan Media Ramah Anak “Peningkatan Kualitas Pemberitaan Ramah Anak” di Jakarta, pada tanggal 19 Juni 2019, perangkat kebijakan berupa Pedoman Pemberitaan Ramah Anak tersebut sebagai dasar untuk melindungi anak bersama-sama dan mengupayakan pemberitaan dan media yang ramah anak. Pedoman Pemberitaan Ramah Anak tersebut dinilai mampu mendorong komunitas pers untuk menghasilkan berita yang positif, berempati, dan bertujuan melindungi anak.

Sosialisasi Pedoman Pemberitaan Ramah Anak sesuai Peraturan Dewan Pers No. 1/Peraturan-DP/II/2019 antara lain  :

  1. Wartawan merahasiakan identitas anak dalam memberitakan informasi tentang anak khususnya yang diduga, disangka, didakwa melakukan pelanggaran hukum atau dipidana atas kejahatannya.
  2. Wartawan memberitakan secara faktual dengan kalimat/narasi/visual/audio yang bernuansa positif, empati, dan/atau tidak membuat deskripsi/rekonstruksi peristiwa yang bersifat seksual dan sadistis.
  3. Wartawan tidak mencari atau menggali informasi mengenai hal-hal di luar kapasitas anak untuk menjawabnya seperti peristiwa kematian, perceraian, perselingkuhan orangtuanya dan/atau keluarga, serta kekerasan atau kejahatan, konflik dan bencana yang menimbulkan dampak traumatik.
  4. Wartawan dapat mengambil visual untuk melengkapi informasi tentang peristiwa anak terkait persoalan hukum, namun tidak menyiarkan visual dan audio identitas atau asosiasi identitas anak.
  5. Wartawan dalam membuat berita yang bernuansa positif, prestasi, atau pencapaian, mempertimbangkan dampak psikologis anak dan efek negatif pemberitaan yang berlebihan.
  6. Wartawan tidak menggali informasi dan tidak memberitakan keberadaan anak yang berada dalam perlindungan LPSK.
  7. Wartawan tidak mewawancarai saksi anak dalam kasus yang pelaku kejahatannya belum ditangkap/ditahan.
  8. Wartawan menghindari pengungkapan identitas pelaku kejahatan seksual yang mengaitkan hubungan darah/keluarga antara korban anak dengan pelaku. Apabila sudah diberitakan, maka wartawan segera menghentikan pengungkapan identitas anak. Khusus untuk media siber, berita yang menyebutkan identitas dan sudah dimuat, diedit ulang agar identitas anak tersebut tidak terungkapkan.
  9. Dalam hal berita anak hilang atau disandera diperbolehkan mengungkapkan identitas anak, tapi apabila kemudian diketahui keberadaannya, maka dalam pemberitaan berikutnya, segala identitas anak tidak boleh dipublikasikan dan pemberitaan sebelumnya dihapuskan.
  10. Wartawan tidak memberitakan identitas anak yang dilibatkan oleh orang dewasa dalam kegiatan yang terkait kegiatan politik dan yang mengandung SARA.
  11. Wartawan tidak memberitakan tentang anak dengan menggunakan materi (video/foto/status/audio) dari media sosial.
  12. Dalam peradilan anak, wartawan menghormati ketentuan dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Dengan adanya Sosialisasi Pedoman Pemberitaan Ramah Anak sesuai Peraturan Dewan Pers No. 1/Peraturan-DP/II/2019 diharapkan Pemberitaan tentang anak hendaknya tetap memperhatikan hak-hak dan kepentingan terbaik anak serta menghindari anak dari pelabelan.


  • 0

PENYESUAIAN JUKNIS PPDB SMA & SMK NEGERI DI PROVINSI JAWA TENGAH TP 2019/2020

Category : Berita


  • 0

  • 0

JUKNIS PPDB SMA/SMK SE JAWA TENGAH 2019

Category : Berita


  • 0