Category Archives: Berita

  • 0
dukcapil

BUPATI SRAGEN LAUNCHING MOBIL PELAYANAN GISA DISDUKCAPIL

Category : Berita

SRAGEN – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Mbak Yuni) didampingi Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno,SE (Mas Dedy), melaunching Mobil Pelayanan Keliling Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kab. Sragen di halaman Disdukcapil Sragen, pagi tadi, Jumat (11/05).

Peresmian mobil pelayanan keliling resmi disaksikan oleh Sekda Sragen Drs. Tatag Prabawanto,MM dan Kepala Disdukcapil Kab. Sragen Ir. Haryanto Wahyu Lwiyanto, MM serta pejabat Pemkab lainnya.

Peluncuran kendaraan operasional atau mobil GISA tersebut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan KK, e-KTP, Akte Kelahiran, perpindahan dan lainnya.

Kepala Disdukcapil Kab. Sragen Ir. Haryanto Wahyu Lwiyanto,MM, menyampaikan bahwa mobil akan berfungsi sebagai sarana untuk membantu operasional pelayanan dokumen kependudukan dengan cara jemput bola ke-20 kecamatan di Kab. Sragen.

“Kami nanti akan lakukan jemput bola, pada 208 Desa/Kelurahan, dan pada kegiatan Car Free Day maupun kegiatan – kegiatan yang mendukung seperti kegiatan Tilik Kembang Desa (TKD),” terangnya.

“Untuk masyarakat yang jauh jaraknya ke pusat kabupaten, tentu akan merasa senang serta terbantu jika ada mobil keliling datang langsung ke lokasi untuk memberi pelayanan, tidak perlu datang ke Disdukcapil,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Mbak Yuni) meminta seluruh kecamatan di Kab. Sragen agar bersinergi dengan inovasi baru tersebut. Mobil keliling akan datang ke kecamatan dan memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang dibutuhkan warga.

“Manfaatkan sebaik – baiknya, seperti pada pra-launching kemarin, sudah bagus sekali. Saya minta pada kecamatan – kecamatan di Kabupaten Sragen ada schedule keliling untuk jemput bola.” tutur Mbak Yuni.

Mbak Yuni berharap dengan adanya mobil pelayanan keliling dokumen kependudukan ini dapat membantu dan memudahkan masyarakat dalam melakukan administrasi kependudukan, terutama bagi masyarakat yang aksesnya jauh,

“Pelayanan untuk masyarakat di tingkat kecamatan sangat perlu, dengan adanya mobil pelayanan keliling ini diharapkan pelayanan di tingkat kecamatan yang sulit dijangkau dapat berjalan dengan baik dan cepat” jelasnya.

Dalam launching mobil pelayanan keliling ini, Mbak Yuni menghimbau kepada petugas pelayanan agar benar-benar menjaga mobil dengan baik dan melakukan pelayanan dengan ikhlas.

Sebelumnya, Disdukcapil sudah pernah melakukan pra-launching mobil keliling pada beberapa waktu lalu di Ds. Pungsari dan mendapat feedback yang baik dari masyarakat sekitar.

Selain itu, Mobil GISA ini juga dilengkapi fasilitas yang dapat menunjang kepengurusan administrasi kependudukan. Peluncuran mobil ditandai dengan pemotongan pita dan pelepasan balon oleh Bupati Sragen didampingi Wakil Bupati Sragen.


  • 0
bahasa indonesia

40 ASN KAB SRAGEN IKUTI PENYULUHAN BAHASA MEDIA LUAR RUANG

Category : Berita

Sragen – Asisten III Ir. Simon Nugroho membuka kegiatan Penyuluhan Penggunaan Bahasa Media Luar Ruang di Aula Pertemuan RM Ayam tentrem Sragen, Kamis(03/05). Penyuluhan ini merupakan kerjasama Balai Bahasa Provinsi Jawa Jengah dengan Pemerintah Kabupaten Sragen, kegiatan tersebut juga diikuti sebanyak 40 peserta dari OPD dan kecamatan Kabupaten Sragen mengikuti kegiatan yng berlangsung tanggal 3-4 Mei 2018 tersebut.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kebahasaan dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta dan kedepan untuk lebih menertibkan pengutamaan pengguanan bahasa Indonesia.

Dalam pengarahannya Simon Nugroho mengharapkan para peserta bisa mengikuti dengan baik dan bisa mengimplementasikan ke depan dalam penggunaannya secara resmi dan menularkan ilmu ke kawan lain.

“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara berlanjut dengan partisipan yang berbeda, agar kita memiliki acuan dalam penggunanan bahasa yang baik dan benar terutama dalam bahasa surat menyurat yaitu mengacu pada informasi yang diberikan oleh Balai Bahasa”, ungkap Simon Nugroho.

Sementara itu Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah Dr Tirto Suwondo, M Hum mengatakan dari pantauan yang dilaksanakan selama ini banyak ditemukan pemakaian Bahasa Indonesia yang kurang baik, di Media Luar Ruang. Untuk itulah Balai Bahasa perlu memberi pencerahan agar anak bangsa menggunakan bahasa secara baik dan benar.

“Penggunaan bahasa sudah diatur dalam Undang undang RI nomor 24 Tahun 2009, tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan, namun masih belum dijunjung tinggi,” katanya.

Selama dua hari pelaksanaan penyuluhan ini peserta dibekali dengan pengetahuan dari mulai bentuk kata, pembentukan kata, pilihan kata, peristilahan Bahasa Indonesia, penyusunan kalimat, paragraf, penggunaan ejaan Bahasa Indonesia dan penerapan Bahasa Indonesia yang baik dan benar pada media luar ruang.


  • 0
jumbara

JUMBARA SEBAGAI BEKAL KEHIDUPAN DI MASA DEPAN

Category : Berita

Sragen – Pemerintah Kabupaten Sragen mengapresiasi atas terlaksananya Jumbara (Jumpa Bhakti dan Gembira) tahun 2018. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membuka Jumbara PMR Sragen I tahun 2018 di Lapangan SMK Negeri 1 Kedawung , Senin (30/04).

Dalam pengarahannya Wabup menyampaikan “Kami berharap bisa dilaksanakan secara kontinue dan terus meningkat dan juga berkolerasi pada pengingkatan kapasitas dan kapabilitas PMR setiap tahunnya”

“Anak-anakku yang saya cintai kegiatan Jumbara jangan dikira hanya sekedar kegiatan biasa, kegiatan ini sangat baik sebagai bekal kehidupan kita di waktu yang akan datang dalam berorganisasi, bersosialisasi, dalam rangka meningkatkan interpersonal kita dan membangun hubungan baik sesama manusia”.

PMR yang digawangi oleh PMI Sragen adalah bagian upaya untuk membentuk karakter anak-anak muda, karakter generasi muda saat ini yang memegang tambuk kepemimpinan masa depan Indonesia yang akan datang, sehingga masa depan Indonesia ditentukan seberapa kualitas anak muda saat ini yang pada gilirannya nanti akan memegang kepemimpinan Indonesia.

Berbagai permasalahan kehidupan, dinamika yang dihadapi setiap harinya, yang dibutuhkan masa depan Sragen adalah calon-calon generasi baru/gen baru pemimpin Indonesia masa depan yang memiliki tulang punggung yang kuat, otak cerdas dan hati yang bersih.

“Saya berharap dan percaya, peserta Jumbara tahun ini adalah masa depan Indonesia, otaknya, hatinya dan tulang punggungnya Indonesia yang akan datang” jelasnya.

“Maka ikutilah kegiatan ini dengan penuh sukacita, ikuti semua kegiatannya, ikuti semua arahan pelatihnya, karena kita tidak hanya dilatih utk sosialisasi atau berlatih untuk peduli sesama, tetapi juga berlatih untuk bekerja dalam sebuah tim yang baik.”

Wakil Bupati juga mengatakan bahwa yang dibutuhkan dalam sebuah Tim adalah kemampuan mengembangkan pemikiran positif, kemampuan mengelola ego, mengambangkan energi kolaborasi, berkoordinasi, berkontribusi, dan berkomunikasi secara produktif, komitmen menjaga kebersamaan dan juga dibutuhkan sikap bijak dari pemimpin dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.

Sementara itu, Jumbadi Ketua Panitia penyelenggara menjelaskan bahwa untuk membangun karakter remaja, Jumbara juga bertujuan untuk mengasah kreatifitas melalui seni dan kewirausahaan, peserta terdiri dari  siswa SD, SMP, SMA/SMK sejumlah 1180 orang.

“Kegiatan Jumabar tahun ini dilaksanakan tanggal 29 April-1 Mei 2018 yang meliputi berbagai kegiatan yaitu Workshop Pembina dan Pengurus PMR, Workshop YABC/Seminar remaja, Travelling Kepalangmerahan, Kewirausahaan, publikasi dan informasi, ACT(Aksi Cepat Tepat), wahana kepelangmerahan, dan edutainment/pentas seni,” terangnya.


  • 0
ngecor jalan

BUPATI SRAGEN LAKUKAN PENGECORAN PERDANA PADA TIGA RUAS JALAN

Category : Berita

Sragen – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wakil Bupati Dedy Endriyatno,S.E, pagi tadi melakukan peletakkan pengecoran perdana pada tiga ruas jalan rusak di 3 Kecamatan, Jumat (27/04). Perbaikan infrastruktur tersebut ditargetkan siap untuk digunakan pada lebaran tahun ini.

Pengecoran jalan tersebut dilakukan di tiga kecamatan yakni Sragen kota, pada ruas Jalan Nglangon – Tangkil, Kec. Ngrampal pada ruas Jalan Demakan – Kebonromo, dan Kec. Gondang pada ruas Jalan Tunggul – Winong.

Pengecoran secara seremonial dipimpin langsung bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati beserta jajaran OPD.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen, Marija menyampaikan tiga ruas ini yang pertama dikerjakan pada tahun ini dan untuk ruas jalan lainnya masih dalam proses.

Marija menyampaikan pekerjaan ini diharapkan rampung dalam waktu singkat dengan target jalan tersebut sudah bisa difungsikan secara maksimal sebelum lebaran, ”Kita lembur siang dan malam, progressnya yang ini sudah mencapai sekitar 10 persen, kita optimis tercapai jika kinerja yang dilakukan cepat seperti saat ini,” jelasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan bahwa 2 tahun ini Pemkab Sragen akan fokus pada perbaikan infrastruktur.

“Kami menganggarkan dana yang cukup besar hingga lebih dari Rp 300 miliar khusus untuk perbaikan jembatan dan jalan. Target kami dua tahun ini, perbaikan infrastruktur selesai,” terangnya.

Bupati berharap kepada DPUPR dan masyarakat agar bersedia mengawasi progress pengerjaan, supaya harapan dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang diharapkan masyarakat dapat terwujud, “Perlu diawasi progres dan kualitasnya.” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati meminta kepada masyarakat agar bersabar terkait masih ada beberapa jalan dan jembatan yang rusak, karena satu persatu jalan yang rusak akan segera diperbaiki.

“Saya harap masyarakat harus bersabar, karena menuju baik itu juga perlu proses dan harus bertahap, Insya Allah jalan-jalan kabupaten yang rusak segera diperbaiki dan akan selesai semua pada tahun ini” tutur Bupati.

Berdasarkan data teknis kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2018, dana yang digunakan untuk pengecoran tiga ruas jalan tersebut yakni antara lain ruas Jalan Nglangon – Tangkil (2,06 Km) senilai Rp. 4,9 Miliar, Jalan Tunggul – Winong (3,8 Km) Rp. 1,6 Miliar Rupiah, sedangkan ruas Jalan Demakan – Kebonromo (1,68 Km) senilai Rp. 8,8 Miliar Rupiah . (Humas)


  • 0
kartini

TINGKATKAN KUALITAS KELUARGA DAN PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN SEMANGAT KARTINI

Category : Berita

Sragen – Perjuangan kaum perempuan telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki – laki, keduanya merupakan sumber daya manusia yang potensial dalam menentukan keberhasilan pembangunan.

Pesan tersebut diungkapkan oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam amanatnya saat menjadi inspektur upacara gabungan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah se-Kabupaten Sragen dalam rangka peringatan Hari Kartini ke-139 tahun, di halaman Setda Kantor Dinas Bupati Sragen, pagi tadi, Jumat (20/4).

Sebelumnya amanat, kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan riwayat R.A Kartini saat memperjuangkan hak wanita semasa hidupnya. Tujuannya, agar seluruh peserta upacara dapat khitmat menyerap perjuangan Kartini hingga melanjutkan perjuangannya.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa perempuan dan laki – laki memiliki kedudukan yang setara dalam mencapai tujuan pembangunan seperti pembangunan seperti bidang ekonomi, sosial politik hukum, “Perempuan dan laki – laki mempunyai akses serta peluang yang sama sebagai sumber daya pembangunan,” terangnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah telah berupaya dengan berbagai macam strategi untuk melaksanakan pembangunan yang bermanfaat bagi semua pihak tanpa diskriminasi, melalui akses partisipasi, kontrol dan manfaat yang berimbang antara laki – laki dan perempuan guna mewujudkan kesetaraan dan Keadilan Gender (KKG).

“Namun demikian masih tingginya kasus kekerasan perempuan dan anak, masih adanya buta huruf perempuan, dan adanya kemiskinan bagi perempuan, untuk itu perlu perhatian yang fokus untuk mewujudkan pembangunan yang dapat memberi manfaat yang setara antara laki – laki dan perempuan,” jelasnya.

Bupati melanjutkan bahwa belum optimalnya pemenuhan dan perlindungan hak anak, sehingga masih perlu menyusun strategi pembangunan yang berpihak kepada hak anak dan perempuan, “Dengan upaya menyamakan komitmen antara perangkat daerah, dunia usaha, lembaga masyarakat dapat bersinergi membangunan komitmen dengan seluruh instansi vertikal demi mewujudkan Kabupaten Layak Anak,”

“Karena apabila hal ini tidak kita lakukan secara komprehensif, maka akan timbul adanya kekerasan perempuan dan anak,” imbuhnya.

Bupati berharap, peringatan hari Kartini yang bertema “Dengan Semangat Kartini kita Tingkatkan Kualitas Keluarga dalam Menguatkan Pendidikan Karakter Penerus Bangsa” tersebut secara komprehensip kita bersama – sama antara perangkat daerah, dunia usaha, Organisasi Masyarakat, Organisasi Wanita.

“Untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang diawali sejak dalam lingkungan keluarga, masyarakat, pendidikan, kesehatan agar menjadi anak yang berkualitas dan berakhlak mulia yang pada akhirnya dapat mewujudkan Kabupaten Sragen menjadi Kabupaten Layak Anak” jelasnya.

Usai amanat yang disampaikan oleh Bupati, dilanjutkan dengan persembahan lagu “Ibu Kita Kartini”, kemudian “Jangkrik Genggong” dan diakhiri dengan persembahan parikan – parikan jawa ceria oleh paduan suara Kec. Karangmalang.

Sesuai dengan tema Hari Kartini kali ini, dilakukan penandatanganan kesepakatan kerjasama Pelayanan Terpadu Penanganan Koban Kekerasan Perempuan dan Anak antara Pengadilan Negeri Sragen, Kejaksaan Negeri Sragen, Kepolisisan Resort Sragen dan Dinas P2KBP3A serta disaksikan langsung oleh Bupati Sragen, Wakil Bupati Sragen, Dandim 0725, Subdenpom, Pengadilan Agama, dan Ketua P2TP2A Kab Sragen.

Acara tersebut diakhiri dengan pelepasan 15 burung merpati sebagai wujud menuju Kab. Sragen sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).


  • 0
hari kartini

PERINGATI HARI KARTINI DENGAN BERZIARAH DI TAMAN MAKAM PAHLAWAN

Category : Berita

Sragen – Panitia peringatan Hari Kartini ke-139 Kabupaten Sragen tahun 2018, melaksanakan kegiatan ziarah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan “Hastana Manggala Sukowati“ Sragen, pagi tadi, Rabu (18/04). Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Panitia Hari Kartini ke – 139 Ny. Retna Susanti Dedy Endriyatno bertindak sebagai pemimpin ziarah.
Ziarah dihadiri pula oleh Kepala OPD, GOW( Gabungan Organisasi Wanita), Bhayangkari Sragen, Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Kodim 0725/Sragen dan Dharma wanita Kabupaten Sragen.
Upacara ziarah didahului dengan penghormatan kepada Arwah para Pahlawan, selanjutnya peletakan karangan Bunga oleh Pimpinan ziarah di tugu Makam Pahlawan, setelah selesai dilanjutkan dengan tabur bunga oleh peserta ziarah yang dipimpim oleh Ibu Retna Susanti.
Retna Susanti Dedy Endriyatno menegaskan dengan adanya ziarah ini dapat memberikan semangat terutama kepada Ibu – Ibu agar mengenang bagaimana perjuangan Kartini hingga menjadikan wanita Indonesia seperti sekarang.
“Kartini menjadi sangat luar biasa karena perjuangannya dalam memperjuangkan hak-hak wanita dan karena itu kita peringati dengan ziarah di hari ini”, tutur Retna Susanti.
Retna Susanti berharap kepada seluruh wanita di Kab Sragen ikut bersinergi dalam pembangunan di Sragen, “Semoga dengan semangat kartini bisa meningkatkan peran wanita di Sragen khususnya untuk bisa bersinergi dalam pembangunan di Kabupaten Sragen”. (Humas)

  • 0
jobfair

JOBFAIR : MEDIA MENGURANGI PENGANGGURAN DI KAB SRAGEN

Category : Berita

Sragen – Pemerintah Kabupaten Sragen melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Sragen bekerjasama dengan Kementrian Ketenagakerjaan  menggelar  Job Fair yang diselenggarakan pada 17-18 April 2018 di Gedung Harjuna Sragen Technopark yang bertema Guyub Rukun Mbangun Sukowati, Ayo Gemar Kerja, Selasa (17/04).

Dalam pembukaan tersebut dihadiri oleh Direktur Penempatan Tenaga Kerja dalam Negeri Kementrian Ketenagakerjaan RI, yang diwakili oleh Kasubdit Angkatan Kerja Khusus Direktorat Jenderal  Penempatan Perluasan dan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Ibu Selviana S.Kom, M.Si, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Kepala OPD dan Camat Se-Kab Sragen, Kepala Sekolah dan perwakilan pimpinan perusahaan peserta Job Fair.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Pujiatmoko dalam laporannya, menyampaikan “Kegiatan ini bertujuan mengurangi kesenjangan informasi antara perusahaan dengan pencari kerja, dengan kegiatan ini diharapkan terbentuk iklim sosial ekonomi dan budaya yang mendukung produktivitas tenaga kerja sehingga dapat hidup layak, berkualitas dan sejahtera”.

“Peserta Job Fair diikuti oleh 15 Perusahaan dengan jumlah lowongan  mencapai 9451 lowongan kerja, dengan sasaran usia kerja produktif yang belum bekerja agar  terjadi penyerapan tenaga kerja dan dapat mengurangi jumlah penganguran terbuka di Sragen” terang Pujiatmoko.

Sementara itu, Kasubdit Angkatan Kerja Khusus Direktorat Jenderal Penempatan Perluasan dan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Ibu Selviana S.Kom, M.si, dalam sambutannya menyampaikan adanya kegiatan Job Fair ini diharapan pencari kerja bisa memperoleh pekerjaan sesuai bakat minat dan kompetensi, sedangkan perusahaan dpt memperoleh tenaga kerja yg sesuai kualifikasi pekerjaan yg dibutuhkan.

Secara Khusus,Ibu Selviana mengharapkan “Kegiatan ini juga terbuka untuk teman-teman penyandang disabilitas, mohon untuk di kawal dan perusahaan membuka lowongan pekerjaan tanpa diskriminasi bagi teman2 penyandang disabilitas.”

Bupati Sragen, dr. Hj Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang membuka acara mengungkapkan untuk mengurangi pengangguran , salah satu media yang kita lakukan adalah membuka Jobfair , “Terimakasih kepada mitra kerja yg telah mengikuti proses jobfair ini, harapan Saya angkatan kerja kami bisa memenuhi kualifikasi dan standart yg panjenengan inginkan, nek rodo rodo kurang yo rodo maklum,nanti ndang dididik bareng-bareng, Saya yakin angkatan kerja di sini angkatan yang berkualitas, semoga lowongan kerja 9000 lebih ini bisa terisi”.

“Untuk anak-anakku yang sedang mencari kerja, Bagaimana kita ini bisa bekerja dan memberikan tenaga waktu kita, untuk sesuatu hal yang menjadi pilihan kita, akankah kita tetap meminta kepada orangtua kita padahal kesempatan itu ada, mindset ini yang harus juga juga ditularkan Camat kepada warganya, bagaimana membentuk karkter anak-anak muda agar mau bekerja”, jelas Bupati.

 


  • 0
tmmd brojol1

WAKIL BUPATI HADIRI RANGKAIAN PENUTUPANTMMD DI DESA BROJOL

Category : Berita

SRAGEN – Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno, S.E hadiri rangkaian kegiatan Penutupan Karya Bhakti TNI Ke-13 Manunggal Guyub Rukun TA. 2018 yang diselenggarakan di Desa Brojol Kec. Miri, pagi tadi, Rabu (11/04).

Keguatan yang diawali dengan upacara penutupan juga dihadiri Forkompimda, Muspika Kecamatan Miri, Pejabat Sipil TNI dan Polri, Kepala OPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Persatuan Purnawirawan TNI dan POLRI, Persit Kartika Candra Kirana, Bhayangkari, PKK dan ratusan siswa sekolah yang berseragam OSIS dan Pramuka.

Dalam laporannya, Kapten Inf Rusdi menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama 21  hari sejak tanggal 15 Maret 2018 hingga 4 April 2018 tersebut sudah selesai dilaksanakan.

“Adapun sasaran pokok program TMMD di Desa Brojol antara lain, pembuatan embung dengan luas 1.000 meter persegi, Bantuan RTLH 11 unit, dan Jamban sebanyak 13 unit,” Jelas Kapten Inf Rusdi.

Sementara itu, untuk sasaran non fisik meliputi penyuluhan tentang Binkamtibmas dan bahaya narkoba, empat pilar kebangsaan, perikanan dan peternakan, pertanian dan perkebunan, PKK, sertifikat tanah, kesehatan lingkungan, serta kerohanian.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyampaikan sambutan secara tertulis terkait beberapa hal dalam kegiatan tersebut dan dibacakan oleh Inspektur Upacara dari Dandim 0725 Sragen, Letkol (Arh) Camas Sigit Prasetyo.

“Terimakasih dan penghargaan setinggi – tingginya kepada jajaran Kodim 0725 serta warga masyarakat desa dan semua pihak, sehingga seluruh rangkaian kegiatan Serbuan Teritorial Karya Bhakti TNI Manunggal dengan tema Guyub Rukun ke – 13 dapat terselesaikan dengan baik sesuai harapan kita,” Jelas Bupati.

Bupati berharap dengan adanya Program TMMD dan Karya Bhakti TNI Manunggal “Guyub Rukun” dapat terus dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan, “Ini merupakan salah satu upaya kita untuk membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di Kabupaten Sragen.”

“Dalam kiprahnya TNI bersama Pemerintah Kabupaten Sragen untuk manunggal bersatu dengan rakyat melanjutkan perjuangan untuk masyarakat Sragen yang sejahtera.” Imbuhnya.

Penutupan kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan kentongan yang dilakukan oleh Letkol (Arh) Camas Sigit Prasetyo yang didampingi oleh Wakil Bupati Sragen. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sembako secara simbolis kepada lansia dan KK miskin.

Usai menghadiri upacara penutupan, Wakil Bupati melanjutkan peresmian Embung Grembyuk, Desa Brojol, Kec. Miri dan diakhiri dengan mengunjungi pengobatan gratis yang diselenggarakan di salah satu rumah warga.


  • 0
3

BUPATI SRAGEN PANTAU PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI PENGANGKATAN MUTASI PERANGKAT DESA

Category : Berita

SRAGEN –  Sebanyak 425 perangkat desa mengikuti uji kompetensi di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen, pagi tadi Selasa (10/04). Pelaksanaan uji kompetensi ini juga dipantau langsung oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama  Sekda Sragen Drs. Tatag Prabawanto, M.M dan jajaran OPD terkait.

Uji Kompetensi tersebut untuk memperebutkan lowongan Sekretaris Desa (Sekdes), Kebayanan, Kepala Seksi (Kasi), dan Kepala Urusan (Kaur).

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kepala Dinas DukCapil, Ir. Haryanto Wahyu Lwiyanto, M.M dari 444 jumlah pelamar, terdapat 19 orang perangkat desa yang mengundurkan diri, “Dari 178 desa yang melamar, Sekdes-nya 226, Bayan 171, Kepala Urusan (Kaur) 4, dan Kepala Seksi (Kasi) sebanyak 3 orang. Ada juga yang mengundurkan diri karena tidak hadir, yaitu Sekdes 11 , Bayan 7, dan Kaur 1.”

Haryanto juga menyampaikan dalam uji kompetensi ini lowongan Sekdes yang paling diminati yakni sebanyak 155 desa membuka lowongan Sekdes, dengan jumlah pelamarnya mencapai 266 orang.

“Satu formasi Sekdes itu dilamar paling sedikit 1 orang dan paling banyak 6 orang. Pelamar Sekdes paling banyak di Desa Bentak, Kecamatan Sidoharjo, yakni 6 orang. Pelamar Sekdes di Pengkok, Tanon, juga mencapai 5 orang,” Jelas Haryanto.

Menurut Bupati Sragen, di Perbup disebutkan beberapa tes seperti komputer, pidato. Tes itu harus dikuasai, mengingat jabatan Sekdes itu akan menjadi tulang punggung desa dan berharap kepada seluruh peserta agar mengikuti uji kompetensi dengan sungguh-sungguh supaya nantinya bisa lulus semuanya.

“Karena kita ingin mendapatkan orang – orang yang profesional, bahwa posisi sekdes itu adalah posisi yang sangat strategis dan membutuhkan komitmen tinggi. Dan kalau kita bisa mendapatkan orang – orang yang berkualitas seperti ini bisa jadi sebuah keuntungan untuk kemajuan Kabupaten Sragen” tutur Bupati

Dalam kesempatan tersebut Bupati turut memantau para peserta yang sedang melaksanakan ujian komputer dengan mendatangi beberapa peserta di meja ujian masing – masing. Selain itu, juga untuk memastikan pelaksanaan Peraturan Bupati (Perbup) dengan benar dari pihak ketiga yang digandeng, yaitu dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dan Universitas Negeri Surakarta (UNS).

Ujian Kompetensi ini dilaksanakan dalam 1 hari yakni hari ini mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, dan terbagi menjadi beberapa kategori yakni Ujian Tertulis dan Ujian Praktik. Untuk pengumuman kelulusan dijadwalkan besok pada hari Rabu (10/04) sudah disampaikan kepada peserta.


  • 0
Fkmetra pagebluk

“PAGEBLUK” SANDIWARA BAHASA JAWA PERSEMBAHAN DISKOMINFO SRAGEN DAN FKMETRA SUKOWATI

Category : Berita

Forum Komunikasi Media Tradisional (FKMETRA) Sukowati Kabupaten Sragen menggelar acara Sandiwara Bahasa Jawa, sabtu (7/4).

Acara yang digelar ditaman Krido Anggo ini diprakarsai oleh Dinas Kominfo Kabupaten Sragen. Secara hirarki, FKMETRA Sukowati dibawah koordinasi dan bimbingan Dinas Kominfo Kabupaten Sragen, yang diketuai oleh Mbah Pine.

FKMETRA  sebagai sarana untuk menyampaikan informasi penyelenggaraan pemerintah Kabupaten Sragen yang dikemas dengan pagelaran seni dan budaya. Selain mendapatkan informasi, masyarakat juga mendapatkan hiburan yang mendidik.

Mbah Pine selaku koordinator pelaksana menyampaikan bahwa pagelaran ini bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat lewat pagelaran budaya.

Pagelaran ini juga diadakan sebagai bentuk gladi bersih persiapan seleksi pertunjukan rakyat FKMETRA tingkat Propinsi yang rencananya akan diselenggaran di Kabupaten Boyolali tanggal 17 April 2018 besok.

Pagelaran FKMETRA kali ini mengambil tema Pagebluk, dengan informasi utama yang disampaikan yakni masalah kebersihan dan kesehatan. Terkhusus tentang aturan jarak antara septic tank dengan sumber air atau sumur.

Secara aturan, jarak antara septic tank dengan sumber air atau sumur minimal 10 meter. Semakin jauh semakin baik. Jika jarak terlalu dekat, maka air sumur bisa tercemari oleh kotoran yang berasal dari septic tank.

Mbah Pine berharap dengan pertunjukan kali ini masyarakat semakin menyadari arti pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.