Category Archives: Berita

  • 0
Kumpulan Duta Wisata

BUPATI BERHARAP PARA DUTA WISATA BISA MENJADI HUMAS BAGI KAB. SRAGEN

Category : Berita

Sragen – Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Sragen Tahun 2017 diselenggarakan pada malam ini (29/7/2017) di halaman Setda Kabupaten Sragen dan dibuka secara resmi oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Kegiatan yang diselenggarakan dengan konsep yang terbuka sehingga dapat disaksikan oleh rakyat Kabupaten Sragen, berbeda dengan tahun-tahun yang lalu yang dilaksanakan secara tertutup dan hanya dapat disaksikan oleh orang-orang tertentu.

Dengan 10 pasang finalis yaitu 10 finalis putra adalah Anan kurniawan, Yusuf Alima Wiyoga, Risky Fauzi Widodo, Deni Fadilah Rahman, Ricky Mahendra Wibowo, Bagus Saputro Nurcahyo, Ketut Indra Prakoso, Muhammad Ilham Novianto, Yidan Ananta Prasetyatama dan 10 finalis putri adalah Aldila Syarifatunnaim, Brigitta Agustivina, Fitri Diyah Pamungkas, Gracheva Aleidya Fathinah, Fransiska Anggraini, Agastia Dianfortuna Ayudya, Alfia Nur Hanifah, Riyan Wulan Rahayu, Anindita Krisma Apriliyanti, Lailatul Lufiah.

Bupati Sragen mengatakan, “Ini moment yang berbahagia yang dapat disaksikan oleh semua rakyat Sragen, maka pintu  agar dibuka supaya semua rakyat dapat berbahagia dan larut bersama dalam menyaksikan putra dan putri Sukowati “.

“Pemilihan duta wisata Kabupaten Sragen selalu dilakukan setiap tahun dan selalu saya anggarkan, kali ini dilaksanakan dengan konsep terbuka, dengan harapan semua rakyat bisa menyaksikan bersama, tahun lalu dengan konsep tertutup sehingga hanya terbatas yang bisa menonton, kali ini dilaksanakan pada malam minggu, dengan harapan dapat disaksikan oleh rakyat Kabupaten Sragen dan bisa menambah semangat 45 bagi para peserta yang menjadi finalis duta wisata”, lanjut Bupati.

Dikatakan lebih lanjut, “Bangsa Indonesia menjadi target peredaran narkoba Nomor 1 di dunia, dengan jumlah penduduk 255 juta, sekarang sudah ada 6 juta penduduk Indonesia yang  kecanduan narkoba maka ini tugas kita semua”.

“Semoga para duta wisata Kab. Sragen bisa menjadi duta anti  narkoba dan membawa pergaulan yang lebih baik untuk Kabupaten Sragen serta  bisa kita menjadi humas bagi Kab. Sragen, sehingga kita harus memberikan ruang, agar  mempunyai nilai yang lebih bagi adik-adik yang telah berprestasi tersebut”, harap Bupati.

“Semoga rangkaian acara ini tidak mengurangi makna dan bisa memilih yang terbaik, karena pariwisata selalu menjadi ikon setiap daerah, sehingga apa yang kita kemas dengan baik yang bisa kita jual”, ujar Bupati.

Bupati berharap, “Saya yakin, Sragen dengan potensi yang ada tinggal kita bagaimana mengemasnya agar menjadi nilai jual yang tinggi, ini merupakan tugas Kabupaten Sragen dan dinas parisiwiata harus bisa menjadi ikon dan bisa menambah PAD dari sektor pariwisata”.

Para juri pemilihan duta wisata kab. Sragen yang terdiri dari Baningsih Tedjokatono, SE, M.Si; Drs. Djokoboedi Santosa; Ir. Hari Indra Yudayana, MM memutuskan juara I putra & putri duta wisata adalah Deni Fadilah Rahman dan Fitri Diyah Pamungkas, Juara II adalah Anan Kurniawan dan Aldila Syarifatunnaim, Juara III adalah Risky Fauzi Widodo dan Brigitta Agustivina, Juara Persahabatan adalah Ricky Mahendra Wibowo dan Fransiska Anggraini, Juara Fotogenik adalah Yidan Ananta Prasetyatama dan Lailatul Lufiah, Juara Intelegensia adalah Yusuf Alima Wiyoga dan Agastia Dianfortuna Ayudya (Humas)


  • 0
IMG_6814

SRAGEN MEMBUAT DESIGN INOVASI UNTUK SRAGEN LEBIH MAJU

Category : Berita

Sragen – Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno membuka secara resmi pelaksanaan Workshop penyusunan Aksi Ide Inovasi di Kabupaten Sragen dalam rangka tahap design yang bertempat di Ruang Op Room setda Kab. Sragen ( 24/7/2017).

Kegiatan tersebut di dampingi oleh Tim Inovasi Administrasi Negara dari LAN yang dipimpin oleh  Dra. Isti Heriani, MBA kepala Bagian Administrasi Pusat Inovasi Tata Pemerintahan LAN dan dihadiri oleh para pejabat Eselon III, kepala Kelurahan dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Sragen.

Dalam kesempatan Wakil Bupati Sragen, menyampaikan “ kita harus berpikir terus untuk mencari peluang dalam membangun Sragen agar lebih baik, jangan waktu habis untuk mengerjakan perekerjaan rutin harian”.

“Eselon III saya harap mempunyai satu inovasi dalam rangka untuk membangun Sragen, harus berpikir kita merupakan bagian dari solusi, kalau tidak bisa maka kita akan menjadi dari bagian masalah”, ungkap Wakil Bupati.

“Jadi buatlah inovasi yang bermanfaat untuk seluruh masyarakat sragen untuk sekarang ini maupun bermanfaat di masaa depan dengan harapan dapat merubah Kabupaten Sragen menjadi lebih baik”, harap Dedy Endriyatno.

Dikatakan lebih lanjut, “Setiap tahun diselenggarakan Diklat Pim maka paling tidak ada inovasi yang dapat diterapkan, wujudkan keberanian kita untuk berhasil dan hilangkan ketakutan kita untuk kegagalan, karena apabila kita tidak mencoba maka kita tidak akan berhasil, tetapi kalau tidak mau mencoba maka sudah pasti gagal.

“Dalam tahapan design kali ini ada 142 inovasi, dengan target 200 inovasi yang dibuat oleh SKPD di Kabupaten Sragen”, Kata Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Sragen, Tugiyono SH.

“Dengan adanya pendampingan dari LAN maka inovasi dapat tertata dan sersusun dengan baik”, lanjut Tugiyono. (Humas)


  • 0
halal bi halal ASN (1)

Halal bi Halal ASN Kabupaten Sragen digelar di GOR Diponegoro

Category : Berita

Sragen – Halal Bi Halal ASN Kabupaten Sragen di selenggarakan di Gedung Olahraga (GOR) Diponegoro Kab. Sragen hari ini (14/7/2017). Acara yang dihadiri oleh ribuan ASN Kabupaten Sragen tersebut  dengan tema “Dengan Halal bi Halal kita jadikan wahana silaturahmi untuk mewujudkan guyub rukun ASN di Kabupaten Sragen”.

Bupati berharap halal bi halal ASN pada tahun ini dijadikan satu secara serentak di GOR Diponegoro Sragen dengan tujuan untuk menghemat anggaran pelaksanaan, berbeda jika dilaksanakan di masing-masing SKPD.

Bupati merasa kecewa , dengan target semua ASN kabupaten Sragen dapat hadir dan GOR akan penuh bahkan tidak muat, akan tetapi masih banyak kursi yang kosong.

Bupati Sragen memberi instruksi kepada Sekda Kabupaten Sragen, “ bagi ASN yang tidak hadir dalam halal bi halal ini agar TPP (Tunjangan Perbaikan Penghasilan) dipotong Rp. 100.000,- dan juga kegiatan-kegiatan yang akan datang”.

Bupati menghimbau kepada Kepala SKPD ikut bertanggung jawab terhadap presensi kehadiran ASN dimasing-masing SKPD.

Bupati mengatakan, “ uang hasil potongan TPP tersebut bukan untuk bupati, tetapi akan diberikan kepada mayarakat kurang mampu di kabupaten Sragen melalui UPTPK kab. Sragen”.

“Batik Parang Sukowati yang merupakan karya kebanggaan dari warga Sragen, dan mempunyai makna dan arti, maka jika keluar kota yang merupakan delegasi dari Kabupaten Sragen agar dipakai batik tersebut, sebagai rasa bangga dan menghormati hasil kerja anak  bumi Sukowati”, ujar Bupati.

“Semua ASN di Kabupaten Sragen harus bisa menjadi humas, apabila ada kritikan dan hujatan, agar dapat memberikan informasi program dan kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Sragen, karena yang dapat menjawab hal tersebut adalah para ASN Kab. Sragen, kecuali jika ASN tersebut tidak peduli terhadap Kabupaten Sragen”, lanjut Bupati.

“Apa yang terjadi di Kabupaten Sragen merupakan tanggung jawab kita bersama, termasuk pembangunan infrastruktur, maka ikon Guyub rukun harus kita jaga dan kita lestarikan”, kata Bupati.

Dalam kegiatan halal bihalal kali ini menghadirkan KH. Fauzi Arkam dari Semarang, untuk memberikan Tausiyah kepada ASN yang hadir.

Fauzi memaparkan, “bangun malam laksanakan sholat malam dan berdoa karena Allah akan mengabulkan dan merasa malu jika tidak mengabulkan permohonan bagi orang yang mengerjakan sholat malam, dengan catatan : tidak makan makanan yang haram, baik dengan keluarga, tidak meninggalkan sholat 5 waktu”

“Ciri-ciri orang yang sukses yaitu ada waktu untuk diri sendiri, ada waktu untuk sanak saudara, ada waktu untuk merenungkan cipataan Allah, ada waktu untuk Tuhan kalian”, papar KH. Fauzi

Untuk membangun suatu negara yang baik harus dengan 5 syarat yaitu dengan Ilmu, Iman, Amal, Ihsan / kebaikan dan rasa malu yang merupakan penjabaran dari Akhlak” lanjut KH. Fauzi

Selain Bupati Sragen kegiatan halal bihalal tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sragen, Sekda, Forkopimda, kepada SKPD dan Semua ASN di Kabupaten Sragen yaitu SKPD, Kecamatan bahkan sampai Kelurahan/Desa. (Humas)


  • 0
penghargaan KTR

BERKAT PERDA 1/2011, SRAGEN PEROLEH PENGHARGAAN PASTIKA PARAHITA

Category : Berita

Sragen – Bupati Sragen  dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menerima penghargaan Pastika Parahita dari Kementerian Kesehatan RI bertempat di Ballroom Hotel Alana Yogyakarta Rabu (12/7/2017)

Pemerintah Kabupaten Sragen memperoleh penghargaan Pastika Parahita karena memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yaitu No. 1/2011, tetapi belum secara maksimal dilaksanakan. Perda tersebut telah ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Nomor : 72/2011.

Penghargaan tersebut diterima dengan Kabupaten lainnya yaitu Semarang, Banyumas, dan Kebumen.

Bupati mengungkapkan, “Perda itu sudah lama, sejak zamanya Bapak menjabat Bupati  Sragen pada 2011 lalu. Tenyata impelentasinya yang belum sampai sekarang. Kami insya Allah serius mengimplementasikan perda tersebut. Ke depan tentunya ada penegakan perda oleh aparat yang berwenang”.

Penghargaan Pastika Parahita ini diberikan kepada daerah yang sudah mempunyai perda KTR tetapi penerapannya belum maksimal.

Sedangkan penghargaan Pastika Parama penerapan KTR nya sudah lengkap, sementara itu penghargaan Pastika Paramesti diberikan kepada daerah yang baru saja membuat perda KTR.(Humas)


  • 0
pus gesi

PUSKESMAS GESI DIADAKAN AKREDITASI MUTU PELAYANAN DAN KESELAMATAN PASIEN

Category : Berita

Sragen  – Pada hari ini ( 11/7/2017) bertempat di Aula Sambiloto, Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menerima Tim Surveior eksternal yang terdiri dari dr. Esti Wilianto, MHSM, Eko Bayu Nugroho, SKM dan dr. Nenden Siti Komariah, MSC untuk mengadakan survey akreditasi di Puskesmas Gesi .

PLT. Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, dr. Hargiyanto mengatakan, ” di Kabupaten Sragen terdapat 25 Puskesmas yang berada di tiap-tiap kecamatan se Kabupaten Sragen 21 Puskesmas melayani rawat inap dan 4 puskesmas melayani rawat jalan, 8 puskesmas telah disurvey akreditasi pada tahun 2016”

”Puskesmas Gesi merupakan salah satu dari 12 puskesmas di Kabupaten Sragen yang melakukan akreditasi pada tahun 2017 ini, apabila akreditasi kali ini berhasil maka akan mendorong puskesmas lain untuk memperoleh predikat akreditasi”, ujar  dr. Hargiyanto

Pada sambutannya Bupati Sragen, menyampaikan ” sebagai ASN sesuai dengan sumpah dan janjinya yang bersedia ditempatkan dimana saja, maka harus  optimal dalam meningkatkan kinerjanya termasuk seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Sragen  untuk memperoleh akreditasi”.

”Dalam memperoleh akreditasi tersebut maka setiap puskesmas harus yakin mampu dan bisa untuk meraihnya, karena dengan akreditasi sebagai sarana untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan”, harap Bupati.

Tim Survey dr. Esti Wilianto menjelaskan tentang pelaksanaan survey akriditasi, sebelum melaksanakan survey di Puskesmas Gesi, antara lain tujuan akreditasi, tata tertib pelaksanaan survey, hal-hal yang dilakukan survey dan jadwal pelaksanaan survey akreditasi.

Dr. Esti menjelaskan,  ”Tujuan Akreditasi adalah Meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien; Meningkatkan perlindungan bagi SDM kesehatan, masyarakat dan lingkungannya, serta Puskesmas dan FKTP lainnya (Klinik Pratama, tempat praktik mandiri dokter, dan dokter gigi) sebagai institusi; Meningkatkan kinerja Puskesmas dan FKTP lain dalam pelayanan kesehatan perseorangan dan/atau kesehatan masyarakat”.

Kegiatan ramah tamah yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen tersebut dihadiri juga oleh seluruh Kepala Puskesmas se Kabupaten Sragen dan juga Camat Gesi, sedangkan survey akreditasi akan dilaksanakan selama 3 hari yaitu 12 – 14 Juli 2017. (Humas)


  • 0
dishub

Dinas Perhubungan Adakan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Jalan

Category : Berita

Sragen -Kegiatan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Jalan di Dinas Perhubungan Kabupaten Sragen pada Hari Senin (10/07/2017). Maksud diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memupuk jiwa berlalu lintas yang berkeselamatan sejak dini. Lomba ini diikuti oleh 28 peserta dari SMA/SMK di Kabupaten Sragen.

Berdasarkan hasil dari kegiatan ini diperoleh tiga peserta dengan nilai tertinggi yang masing – masing diperoleh Anisa Istikhomah dari SMK Negeri Mondokan, Bakdo Lasito Aji dari SMA Saverius Sragen dan Avian Tri Wahyudi dari SMK Muhammadiyah 4 Sragen. Penghargaan dan uang pembinaan diserahkan secara langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sragen Muhari, SH.M.Hum pada saat apel pagi Hari Selasa (11/07/2017) di Halaman Dinas Perhubungan Kabupaten Sragen.

Selanjutnya Anisa Istikhomah yang mendapatkan nilai tertinggi akan mewakili Kabupaten Sragen dalam Kegiatan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Jalan di Tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan pada Hari Senin – Rabu (17 – 19/07/2017) di Hotel Puri Garden Semarang. (Dishub).


  • 0
wtp

Pacuan kuda Ngargotirto akan difungsikan kembali

Category : Berita

Sragen – Dhuhur keliling dilakukan oleh Bupati Dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan wakil bupati Sragen Dedy Endriyatno di desa Ngargotirto Sumberlawang dalam rangka safari Ramadhan tahun 1438 H. Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa  kepala SKPD dan Muspika kecamatan Sumberlawang ( 13/6/2107).

Acara yang berlangsung di masjid Al Fattah Dk. Kowang, DS. Ngargotirto tersebut dibagikan Sembako 1.526 paket kepada warga kurang mampu di desa Ngargotirto dan warga desa kacangan.

Dalam kesempatan tersebut kepala desa Ngargotirto menyampaikan aspirasi warga untuk mengembalikan fungsi lokasi pacuan kuda, seperti yang lalu karena sekarang tempat tersebut terbengkalai tidak terurus.

“Untuk mengembalikan fungsi pacuan kuda tersebut cara yang terbaik adalah bekerjasama dengan perhutani, karena lokasi tersebut merupakan milik PT. Perhutani” kata Bupati.

Bupati berjanji akan menyelesaikan persoalan dikabupaten Sragen termasuk aset-aset dan tempat wisata yang merupakan target kedepan dengan cara dan hasil terbaik.


  • 0
ganjar

Sinergitas pemerintah provinsi dengan Kabupaten / Kota

Category : Berita

Sragen – Jum’at (9/6/2017) gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang didampingi oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan wakil Bupati Dedy Endriyatno memberikan pengarahan kepada kepala sekolah SMA/SMK, dan kepala OPD kabupaten Sragen di pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen.

Kesempatan tersebut Bupati katakan, pada saat saya mencalonkan sebagai bupati, program utamanya adalah sekolah gratis dari SD sampai SMA/SMK,  berhubung sekarang SMA/SMK sudah menjadi kewenangan provinsi, mohon ijin untuk melakukan koordinasi kepada sekolah-sekolah tersebut untuk menyelesaikan permasalahan yang ada, tanpa mohon ijin kepada bapak gubernur terlebih dahulu, setelah adanya report dan permasalahan sudah dapat diselesaikan baru kami laporkan”.

“Agar ada garis koordinasi yang baik terhadap pengelolaan  SMA/SMK di kabupaten Sragen terkait PPDB dan iuran SPP yang dikeluarkan, karena SMA/SMK tersebut berada di wilayah kabupaten Sragen , maka masih menjadi tanggung jawab pemkab. Sragen, lanjut Bupati.

“Tidak usah memikirkan kewenangan siapa, yang penting jika ada permasalah segera diselesaikan sebaik mungkin dan koordinasi dengan kepala SMA/SMK terkait”, jawab gubernur

Selain hal tersebut gubernur juga mengungkapkan bahwa keberhasilan kabupaten / kota menurut penilaian masyarakat adalah jalan dan pelayanan publik yang baik.

“Di Sragen mempunyai legenda yang baik tentang keberhasilan  pelayanan publik kepada masyarakat yang mempunyai legalitas”, kata Ganjar.

“Pelayan publik yang baik adalah yang mudah, murah dan cepat apabila dilaksanakan maka masyarakat akan merasa senang”, tambah gubernur

Gubernur katakan, “sadar atau tidak sadar program jalan tanpa lubang itu muncul konsep layanan baru, dikoordinasikan dengan pusat bahkan sampai kabupaten / kota antar bina marga”

“Pemerintah provinsi mempunyai program jalan tanpa lobang, dengan cara berkoordinasi langsung dengan UPT jalan / pengamat jalan untuk lapor kepada saya setiap hari melalui WA, sekarang memperbaiki dimana, kondisi jalan bagaimana, dan laporan dari masyarakat sudah ditindaklanjuti atau  belum, sehingga kondisi jalan menjadi baik, semoga ini bisa diterapkan di kabupaten / kota di Jawa tengah”  ungkap Ganjar. (Humas)


  • 0
gjar1

GANJAR PRANOWO KUNJUNGI KABUPATEN SRAGEN

Category : Berita

Sragen – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan Road Show di wilayah Kabupaten Sragen dan didampingi oleh Wakil Bupati Dedy Endriyatno, Sekda Sragen Tatag Prabawanto, Ketua DRPD Sragen Bambang Samekto dan Kepala OPD terkait baik dari Provinsi Jawa Tengah maupun Kepala OPD Kab. Sragen untuk meninjau hasil pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang dananya berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah (8/6/2017).

Road show di mulai meninjau Jembatan Samodro dibangun dengan dana APBD Propinsi Jawa Tengah sebesar Rp. 14,7 milyar, yang terletak di Ds. Pendem, Sumberlawang, Sragen.

Selanjutnya meninjau infrastruktur lainnya yang dananya berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah antara lain perbaikan ruas Jalan Provinsi Gemolong – Gabugan dan Gabugan – Sidoharjo sebesar Rp. 14 Milyar, kemudian dilanjutkan ruas jalan Provinsi Tangen – Ngrampal – Pilangsari (Sukowati). Dan singgah di Masjid Bazis pilangsari, Ngrampal untuk melakukan sholat Dhuhur.

Dialog dengan para pedagang pasar dilakukan di Pasar Bunder Sragen, ditempat tersebut Gubernur menanyakan tentang harga-harga komoditi bahan pangan kepada para pedagang. “Apabila ada kenaikan harga dan jika kekurangan stok barang dagangan laporkan kepada lurah pasar agar segera ditindaklanjuti dan dicarikan solusi yang terbaik”, ujar Ganjar.

Gubernur  menanyakan kepada para pedagang, “modal dari pinjaman rentenir dan dari pinjaman Bank Jateng lebih mahal yang mana ?” para pedagang menjawab lebih berat dari rentenir.

Didalam pasar tersebut juga ditinjau adanya Bank Sampah, radio Swara Swadaya Pasar Bunder, dan Poliklinik kesehatan untuk melayani para Pedagang Pasar Bunder.

Usai dari pasar Bunder dilanjutkan dialog dengan para Wirausaha di Rumah Bayan Mulyono, Sepat, Masaran. Ditempat tersebut berkumpul ratusan undangan yaitu Kepala Desa dan lurah se kab. Sragen, Tokoh Masyarakat, KPMD dan Perangkat Desa/kelurahan, Perwakilan Kelompok Tani, Perwakilan Guru, Pelaku Usaha, Koperasi, dan UMKM, Relawan bencana BPBD dan Basarnas, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan dan Perkumpulan peternak sapi dari berbagai daerah di Kab. Sragen.

“Suatu usaha kalau ingin maju harus ada ketrampilan, modal dan pendampingan dan pengelolaan manajemen keuangan yang baik, kreatifitas daripada produk”, kata Ganjar.

Didesa sepat tersebut banyak permintaan dari warga kepada gubernur antara lain perbaikan jalan, pembuatan sumur dalam untuk mengairi hektaran sawah karena tidak adanya aliran irigasi, pendampingan ketrampilan untuk wirausaha, peralatan untuk Tim SAR Desa Sepat, cara pemasaran hasil produksi batik, perhatian gaji guru wiyata bakti dan ada juga yang menanyakan cara mencari pinjaman di Bank Jateng. (Humas)


  • 0
Hari Lahir Pancasila (1)

PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA DI KABUPATEN SRAGEN

Category : Berita

Sragen – Dalam rangka memperingati  Hari Lahir Pancasila  Pemkab. Sragen melaksanakan Upacara  di Halaman Setda Kab. Sragen Kamis (1/6/2017), sebagai inspektur Upacara Wakapolres Sragen.

Dalam kegiatan tersebut dibacakan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila, yang berisi tentang ditetapkannya tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila.

Presiden RI Joko Widodo dalam sambutan yang dibacakan oleh Kapolres mengungkapkan “harus diingat bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Rote adalah keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, Kepercayaan dan Golongan bersatu padu membentuk Indonesia”.

Lebih lanjut disampaikan, “Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebhinnekaan dan keikaan kita, sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain pancasila dan yang diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang Hoax”.

Presiden mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pendanda, Ormas, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila. Pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus terus ditingkatkan.

Presiden lebih lanjut mengungkapkan, “Kita juga harus waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Pemerintah pasti tegas terhadap organisasi dan gerakan yang Anti Pancasila, Anti UUD 1945, Anti NKRI, Anti Bhinneka Tunggal Ika, yang sudah jelas di larang di bumi Indonesia”.

Tema dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2017 adalah Saya Indonesia, saya Pancasila.

Dalam kesempatan tersebut Bupati membacakan surat pernyataan sikap forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Sragen, “Saya Indonesia, Saya Pancasila, Saya Anti Narkotika” yang isinya : 1). Tidak ragu-ragu untuk menindak tegas segala bentuk ucapan dan tindakan yang menggangu kesatuan dan persaudaraan, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika serta tidak, sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945; 2). Melakukan tindakan hukum dengan tegas kepada orang atau kelompok-kelompok yang berusaha dengan segala cara memecah belah bangsa Indonesia; 3). Mendorong semua kekuatan elemen masyarakat untuk bersatu melawan perpecahan bangsa dan penyalanggunaan narkotika, khususnya di wilayah Kabupaten Sragen; 4). Memperkuat persatuan dan kesatuan di wilayah Kabupaten Sragen untuk menangkal segala bentuk provokasi; 5). TNI, Polri dan pemerintah di Kabupaten Sragen akan meningkatkan kegiatan gunas mendorong sinergitas tercapainya rasa ke-Bhinneka-an di Kab. Sragen. Selanjutnya dilakukan penandatangan Pernyataan oleh Forkopimda diatas Spanduk MMT dan menempelkan stiker Anti narkoba pada kendaraan yang lewat di jalan Raya Sukowati Depan Kantor Setda Kab. Sragen (Humas)