Sosialisasi dan Pembinaan Penilaian Adipura 2017

  • 0
Sosalisasi Adipura3

Sosialisasi dan Pembinaan Penilaian Adipura 2017

Category : Berita

SRAGEN – Dalam rangka tindak lanjut penilaian tahap I Adipura tahun 2017, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen menyelenggarakan Sosialisasi dan Pembinaan Adipura tahun 2017, Kamis (23/03/2017). Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Sumonegaran tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sragen dr.Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen Drs. Nugroho EP, MM dalam laporannya mengungkapkan tujuan diadakan kegiatan pada hari ini untuk memberikan pemahaman kepada seluruh stakeholder yang terlibat dalam perolehan adipura.

Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat dan Pemkab bersatu tidak hanya untuk meraih adipura, namun untuk menciptakan lingkungan bersih sehat yang menjadi kebutuhan berkelanjutan warga Bumi Sukowati.

Sementara itu Bupati dalam sambutannya menegaskan bahwa penghargaan yang diraih oleh  Kabupaten Sragen tidak lepas dari peran serta masyarakat. Termasuk dalam perolehan adipura ini juga tidak lepas dari partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitarnya. Selain itu konsistensi dari masyarakat dan pemerintah juga sangat diperlukan untuk mempertahankan perolehan gelar adipura.

Usai sambutan kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa (P3EJ) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jogjakarta dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah. Nugroho Widiarto, ST, M.Si dari P3EJ KLHK Jogjakarta memberikan paparan tentang Pembinaan dan Evaluasi Program Adipura Kabupaten Sragen. Sementara Ir. Tri Astuti dari DLH Prov. Jateng memberikan paparan tentang Sosialisasi dan Evaluasi Penilaian Adipura tahun 2016 sd 2017 Kabupaten Sragen.

Ir. Tri Astuti dari DLH Prov Jateng mengungkapkan kegiatan adipura dari tahun ke tahun telah mengalami perubahan. Pada awalnya pada tahun 1986 adipura diselenggarakan untuk mencari kota bersih. Selanjutnya pada tahun 2002 berubah selain untuk mencari kota bersih juga teduh. Pada tahun 2009 berubah lagi selain bersih, teduh juga sehat. Selanjutnya pada tahun 2020 selain bersih, teduh dan sehat juga berkelanjutan. (Humas).